Langsung ke konten utama

Bahasa Inggris: Penjelasan Singkat Phrasal Verb dan Idiom

PHRASAL VERB AND IDIOM
  • Phrasal verb adalah frasa yang merupakan kombinasi antara verb dan particle.
  • Phrasal merupakan penggabungan antara 2 kata yang memiliki satu arti (arti yang berbeda)
  • Particle(s) bisa terdiri dari adverb maupun preposition
Contoh:
·    You can put off your shoes here
(kamu dapat melepas sepatumu disini)
·    The man has decided to close his business down
(Pria itu telah memutuskan untuk menutup usahanya)
·    Contoh lainnya penggunaan kata dropped off, run out, dan lain sebagainya
  • Sebuah Phrasal Verb dapat memiliki arti yang berbeda-beda, bergantung pada penggunaan dan posisinya dalam kalimat, misalnya Phrasal picked up, memiliki beberapa arti sebagai berikut.
·    Ahmad picked up that ball
(Ahmad mengambil (dengan tangan) bola itu)
·    Pick up your shoes
(Rapikan sepatumu)
·    My brother picked up some hats
(Saudara laki-lakiku mengoleksi beberapa buah topi)
  • Phrasal Verb terbagi menjadi dua bentuk, yakni Intransitive (tanpa direct object) dan Transitive  (dengan direct object), contoh:
·    Intransitive:
Phrasal look up (get better, improve)
After a horrible year last year, things are starting look up
·    Transitive:
=> Phrasal look up (look in the dictionary for a word)
I always look up words I don’t know
=> Phrasal put off (postpone, move to a later time)
We’ve put off the reunion for a week
  • Transitive terbagi lagi menjadi dua, yakni Separable (bisa dipisah antara phrasal dan object-nya) dan Inseparable (tidak boleh dipisah antara phrasal dan object-nya). Separable pun terbagi lagi dalam dua bentuk, yakni noun (kata benda) dan pronoun (kata ganti). Bisa digambarkan sebagai berikut.
Contohnya sebagai berikut.
·    Intransitive:
Phrasal look up (get better, improve)
After a horrible year last year, things are starting look up
·    Transitive:
=> Transitive, Separable (Noun)
Phrasal look up (look in the dictionary for a word)
I always look up words I don’t know
=> Transitive, Separable (Pronoun)
You can pick me up on 9 P.M.
=> Transitive, Inseparable
Phrasal count on (rely on/mengandalkan)
You can count on me

  • Pembagian tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.


  • Idiom adalah kelompok kata yang dirangkai dengan susunan tertentu di mana artinya tidak dapat ditebak dari arti kata-kata penyusunnya secara terpisah. Misalnya:
·    About to => hampir/segera => The show is about to begin (Pertunjukan hampir dimulai)
·    After all => bagaimanapun juga => after all, Bima still loves his wife and son
·    At will => sesuka hati => You can arrange your bedroom at will
·    Etc.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadits sebagai Sumber Hukum

Al-Hadits menurut bahasa adalah khabar atau berita. Menurut istilah, Al-Hadits adalah segala berita yang disandarkan kepada Nabi Muhammad saw, meliputi sabda, perbuatan beliau, dan perbuatan para sahabat yang beliau diamkan, dalam arti membenarkannya (taqrir). Hadits lazim pula disebut Sunnah, atau Sunnah Rasulullah saw, sedangkan menurut bahasa Sunnah berarti kelakuan, perjalanan, pekerjaan, atau cara (Mustofa dan Wahid, 2009: 13). A.    Argumentasi Kehujjahan Hadits Hadits merupakan sumber hukum kedua dalam Islam setelah Al-Quran. Selain hadits, sumber hukum Islam yang selanjutnya adalah Ijma’ dan Qiyas. Menurut Idri (2010: 20), untuk membuktikan kebenaran hadits sebagai sumber ajaran Islam, para ulama hadits mengemukakan beberapa argumentasi baik dilihat dari segi rasional dan teologis, al-quran, maupun ijma’. 1.    Argumentasi Rasional/Teologis Beriman kepada Rasulullah merupakan salah satu rukun iman yang harus diyakini oleh setiap muslim. Beriman k...

Seputar Bangunan Rumah di Kampung Naga Tasikmalaya

    Kampung Naga sebagai kampung atau daerah yang masih menjaga adat dan budaya leluhur, tentu memiliki ciri khas tersendiri baik dari segi bahasa, sistem pengetahuan, sistem kemasyarakatan, teknologi, mata pencaharian, sistem religi, mau pun keseniannya. Dari segi bangunan, rumah-rumah di Kampung Naga berupa rumah panggung yang tanpa ditembok, disemen, atau pun dicat. Filosofi dari bangunan ini, yakni memiliki kepala, badan, dan kaki. Bangunan ini juga disebut bangunan anti gempa. Masyarakat Kampung Naga meyakini, sebesar apa pun gempa, tidak akan mampu merobohkan rumah adat mereka.     Kebiasaan masyarakat Kampung Naga yang hidup bersama alam, menjadikan Kampung Naga tetap lestari. Sebagai contoh, meski pun lokasi Kampung Naga ini di dekat sungai, tapi tidak pernah kebanjiran; di lembah tapi tidak pernah longsor; kemarau panjang tetapi tidak sampai kekeringan, dan sebagainya. Mempertahankan bentuk dan bahan bangunan adalah salah satu amanat leluhur y...

Sejarah Singkat Ketidakharmonisan Hubungan Indonesia-Malaysia dan Konflik-Konflik yang Pernah Terjadi

A. Sejarah Singkat Ketidakharmonisan Hubungan antara Indonesia dan Malaysia Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara yang terletak di Asia Tenggara. Keduanya bertetangga dan memiliki banyak persamaan, bahkan masih satu rumpun. Namun sangat disayangkan, kelamnya sejarah Indonesia dan Malaysia menyebabkan hubungan yang tidak harmonis dan berkepanjangan hingga saat ini. Pada tahun 1962-1966, terjadi perang yang tak terelakkan antara Indonesia dan Malaysia. Perang ini disebut Konfrontasi Indonesia-Malaysia. Konfrontasi adalah sebuah perang mengenai masa depan Malaya (Malaysia bagian barat), Brunei (sekarang Brunei Darussalam), Borneo utara (sekarang Sabah), dan Sarawak. Pemicu perang ini adalah karena Federasi Malaya ingin lebih dikenal sebagai Persekutuan Tanah Melayu pada 1961, dan ingin menggabungkan Brunei, Sabah, dan Sarawak ke dalam Feerasi Malaysia. Keinginan Federasi Malaya ini dianggap tidak sesuai dengan Persetujuan Manila yang telah disepakati antara Federasi Malaya...